--> NOTES KOM | Deskripsi Singkat Blog di Sini

NOTES KOM

Catatan tutorial dan berita tentang IT

Tuesday, 22 September 2026

no image

MENELUSURI SEJARAH DESA BATUKALI YANG PENUH TEKA TEKI Oleh : Fatkhul manan

MENELUSURI SEJARAH DESA BATUKALI YANG PENUH TEKA TEKI

Oleh : Fatkhul manan


Pendahuluan

Sebagai generasi muda sudah sepantasnya mengetahui sebuah sejarah, Jas Merah itulah istilah yang sering dilontarkan para ahli sejarah yang berarti “ jangan lupakan sampai melupakan sejarah.

Tiada masa depan tanpa hari kemarin ‘ pentingnya belajar sejarah untuk memahami masa kini.

Mempelajari sejarah memungkinkan dizaman sekarang mengetahui kesalahan manusia dizaman dahulu dan mengetahui kunci keberhasilan para pendahulu.

Mengetahui kelemahan dan kekurangan dimasa silam berguna agar masa sekarang tidak mengulangi lagi dimasa sekarang dan masa mendatang.

Sejarahawan dunia Herodotus mengatakan  Historia Vitae Magistra “ Sejarah adalah Guru Kehidupan, demikian bunyi pepatah latin yang secara eksplisit mengemukakan tentang pentingnya keberadaan sejarah. Di sisi lain, presiden pertama Republik Indonesia Soekarno secara tegas mengatakan never leave history, “jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah”

Intinya sejarah itu sangat penting sebagai bahan evaluasi kedepan menuju yang lebih baik .

Sipenulis mencoba menggali sejarah Desa Batukali yang mana sampai dengan saat ini 2021 belum ada titik terang sejarah sebenarnya sejarah desa ini.

Banyak cerita orang – orang terdahulu yang menerangkan tentang asal usul desa batukali, akan tetapi antara satu nara sumber dengan yang lain ada banyak perbedaan dan juga belum ada bukti peninggalan sejarah yang menjadi acuan keterangan asal usul desa tersebut, hal ini yang menjadikan sang penulis kesulitan menggali sejarah secara detai asal usul desa batukali.

Walaupun hanya sebatas cerita atau dongeng , si penulis mencoba memaparkannya sebagai pengetahuan cerita rakyat asal usul desa batukali, semoga dengan paparan cerita – cerita ini generasi kedepanya dapat menggali lebih dan menemukan peninggalan – peninggalan sejarah yang bisa dijadikan acuan dan titik terang sejarah desa batukali.

Definisi 

Sejarah secara bahasa adalah  asal-usul (keturunan) silsilah

Sejarah berasal dari bahasa arab yaitu sajarotun yang artinya pohon kayu. Pohon menggambarkan pertumbuhan terus-menerus dari bumi ke udara dengan mempunyai cabang, dahan dan daun, kembang atau bunga serta buahnya

Dalam istilah jawa ada nama Babat yang artinya memangkas Hasil pembabatan ialah suasana terang.

Nama lain dari sejarah dalam bahasa inggris yaitu histrori yang bermakna peristiwa.

Definisi sejarah menurut Edward Hallet Carr 

Sejarah ialah suatu proses interaksi serba terus antara sejarawan dengan fakta-fakta yang ada padanya; suatu dialog tiada henti-hentinya antara masa sekarang dengan masa silam.

Pengertian Sejarah Menurut Aristoteles,

Sejarah merupakan satu sistem yang meneliti suatu kejadian sejak awal tersusun dalam bentuk kronologi. serta menurut Aristoteles bahwa sejarah adalah peristiwa-peristiwa masa lalu yang mempunyai catatan, rekod-rekod atau bukti-bukti yang konkrit

Pengertian Sejarah Menurut para ahli Menurut Moh.Hatta,

Sejarah dalam wujudnya memberikan pengertian tentang masa lampau. Sejarah bukan hanya sekedar melahirkan kriteria dari kejadian dimasa lalu sebagai masalah. Sejarah juga bukan sekadar kejadian masa lampau, tetapi pemahaman masa lampau yang didalamnya mengandung berbagai dinamika, mungkin berisi probelematik pelajaran bagi manusia berikutnya.

Tujuan Sejarah

Berikut ini tujuan mempelajari sejarah antara lain:

Dapat menghargai waktu, menyadarkan peserta didik agar menghargai waktu dan dapat berkembang pada masa selanjutnya.

Menanamkan sikap berorientasi pada masa kini dan masa depan.

Dapat belajar dari masa lalu

Tidak akan mengulangi kesalahan yang sama

Mengembangkan kemampuan berpikir historis yang menjadi dasar untuk kemampuan berpikir logis, kreatif, inspiratif, dan inovatif.

Memahami Identitas dan Asal-usul.

Mengembangkan Keterampilan Intelektual

Memahami Perubahan Sosial.

Memberi Inspirasi


Syarat Sejarah Sebagai Peristiwa

Peristiwa yang terjadi pada masa lampau dapat dikategorikan sebagai peristiwa sejarah jika memenuhi syarat-syarat berikut.

1. Objektif

Objektif artinya sebuah peristiwa didukung oleh fakta sejarah yang dapat menunjukkan bahwa peristiwa tersebut benar-benar terjadi. Peristiwa sejarah bukanlah peristiwa rekaan atau hasil imajinasi. Buktinya berupa foto, rekaman, kesaksian, pelaku sejarah atau arsip.

2. Unik

Unik artinya tidak ada peristiwa lain yang sama dengan peristiwa yang terjadi pada waktu itu. Setiap peristiwa yang terjadi di masa lalu umumnya tidak ada yang sama di satu tempat dan tempat yang lain, dan hal itu yang membuat peristiwa sejarah unik.

3. Penting

Penting artinya setiap peristiwa memiliki arti penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan serta kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Fakta sejarah tidak hanya berupa angka, artefak, atau peristiwa, tetapi juga mengandung pelajaran serta hikmah tertentu bagi kehidupan manusia pada masa kini dan masa depan.


Profil Desa Batukali

Batukali adalah desa di kecamatan kalinyamatan, Jepara, Jawa Tengah,Indonesia. Desa batukali adalah desa sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, karena di desa tersebut kurang lebih 2/3 wilayahnya adalah area persawahan. Pemukiman penduduk didesa batukali hanya ada satu sisi jalan utama desa, sementara disisi lainnya membentang luas area persawahan warga. 

Desa Batukali merupakan desa yang berdataran rendah yang hampir tiap tahunya terkena banjir. Desa ini berbatasan sebelah timur desa manyargading dan sebelah selatan jalan provinsi dan berbatasan sebelah barat dengan Desa Gerdu .

Luas wilayah Desa Batukali adalah -+ 322 Ha, Desa Batukali terdiri dari 15 RT dan 4 RW. Jumlah penduduk Th. 2020 = 1894 laki-laki (939) dan perempuan(955), dengan jumlah KK 620 .

Struktur perekonomian masyarakatnya didominasi oleh kegiatan pertanian beserta kegiatan pendukung pertanian yang setiap tahunya berganti jenis tanaman baik itu sayuran ataupun padi.


Asal Usul Desa Batukali


( Versi pertama.)

Batukali adalah desa di kecamatan kalinyamatan, Jepara, Jawa Tengah,Indonesia. Desa batukali adalah desa sebagian penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, karena di desa tersebut kurang lebih 2/3 wilayahnya adalah areapersawahan. Pemukiman penduduk didesa batukali hanya ada satu sisi jalan utama desa, sementara disisi lainnya membentang luas area persawahan warga.


Desa Batukali merupakan salah satu desa di Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara. Desa Batukali terdiri dari 15. RT, dan 04 RW, meliputi 2 Wilayah yangmeliputi Kamituwo I dengan 2 RW dan 8 RT bagian Timur dan Kamituwo II meliputi2 RW dan 7 RT bagian Barat. Desa Batukali lahan yang dominan berupa sawah.


Pada pertengahan abad ke18 tepatnya 13 februari 1755 pemerintah kolonialbelanda (VOC) mengadakan perjanjian Giyanti . Isi dari perjanjian itu adalah keraton mataram pecah di bagi menjadi dua yaitu kasunanan surakarta(solo) dan kasultanan yogyakarta (jogja) kasunanan surakarta di pimpin oleh sri sesuhunan pakubuwono lll sedangkan kasultanan yogyakarta di pimpin oleh sri sultan hamengkubuwono l atau pangeran mangkubumi.selang beberapa tahun semenjak sunanpakubuwono lll jadi ratu solo pertama, beliau mengutus patih pringgoloyo untuk menjemput gurunya datuk ampel(datuk soryopodo)yang ada di rawa mbodang(ombo tor padang) untuk ikut tinggal di kraton solo. Sebelum berangkat ke mbodang patih pringgoloyo dapat pesanan dari ratu solo untuk sekaligus membawakan oleh2 daritempat gurunya yaitu beberapa jenis ikan dan tumbuhan yang hidup dan berada disana untuk mengobati rasa kangenya waktu masih tinggal di tempat gurunya sebagai kenangan 


Desa batukali dikaitkan erat sekali dengan kraton solo. Baik budaya dan adat istiadatnya mulai dari pusaka kraton upacara adat bahkan hewan kerbau bule, yang menjadi simbol keselamatan dan kemakmuran sebuah negeri. Hal ini dikarenakan Sri susuhunan Pakubuwono III pernah berkunjung dan tinggal bahkan menuntut ilmu beberapa tahun kepada datuk Ampel (datuk Suryopodo) yang bertempat tinggal dibatukali hingga berpengaruh terhadap adat dan budaya desa .

Pada zaman dahulu desa batukali banyak  warganya yang tidak memiliki agama, agama yang ada dalam desa ini adalah animisme. Pada suatu ketika datang lah seorang priyai yang bernama mbah Datuk Suryopodo, beliau berusaha mengembangkan islam di desa ini. Beliau berasal dari kerajaan ampel,beliau diutus oleh raja solo untuk mengembangkan islam di desa batukali.Kedatangan  islam dalam desa batukali ini berlangsung pada saat kerajaan majapahit demak.


Pada saat itu simbah Datuk Suryopodo datang di desa ini banyak mengalami tantangan karena banyak warga yang masih menganut aliran animisme,menyembah pohon yang dipercayai ada yang menunggu, banyak warga yang menentang dengan kedatangan mbah datuk, tapi dengan pelindungan Allah dan usaha beliau, simbah datuk dapat mengambil hati para warga, wargapun menuruti semua apa yang beliau katakan, simbah datuk mengumpulkan para warga di sebuah ladang yang terdapat punukan tanah tempat simbah datuk memberikan ceramah (dakwahnya), punukan tanah tersebut dijuluki para warga dengan sebutan “gumuk masjid”. Beliau juga tidak banyak merubah apa yang dilakukan masyarakat tetapi hanya merubah sedikit. Seperti adanya slametan tujuh hari atau empat puluh hari, ini adalah pengaruh dari kebudayaan hindu budha tetapi beliau merubahnya menjadi slametan itu ada tahlil dan ngaji bersama. Ada kalanya beliau memberi ceramah (dakwahnya) ketika warga sedang berada dalam ladang untuk melakukan aktivitas kerjanya, beliau melakukan ceramah di tengah-tengah masyarakat

Pada waktu itu pernah juga terjadi pemindahan dari gumuk masjid kehutan belantara. Pemindahan ini dilakukan karena terjadi banjir yang sangat tinggi, sehingga simbah datuk menyuruh masyarakat untuk pindah. Didalam hutan belantara itu diberi nama oleh mbah datuk dengan desa batukali, nama batu diambil dari kata batu yang berarti keras, pada saat itu beliau susah menaklukkan masyarakat karena kerasnya hati warga dan kali berasal dari kata kali/sungai,  yang memiliki arti ketika ada banjir yang melanda seperti sungai pada saat di gumuk masjid. 

Walaupun  telah diganti desanya di batukali tetapi tempat mbah datuk ceramah pertama kali di gumuk masjid masih ada sampai sekarang, dan makam mbah datuk suryopodo yang sampai sekarang masih dirawat oleh masyarakat yang bertempat di punden,serta banyak masyarakat yang berziarah ke makam mbah datuk suryopodo. Peninggalan tradisi islam yang masih dilestarikan oleh masyarakat sampai sekarang adalah sedekah bumi, dimana masyarakat akan bersatu dalam prosesi sedekah bumi

 gambar gumuk masjid


(Versi Kedua)

Asal mula desa batu kali adalah daerah rawa, ada dua orang suami istri yang bernama nyai stomi dan kyai stomi/stomo yg hidup ditengah rawa diatas rakit. Kemudian datang seorang pemuda yang ingin hidup bersama mereka, setelah lama ikut mereka pemuda itu kembali ke daerah asalnya yaitu solo. Dan beliau adalah seorang keturunan raja dari solo, Pada saat kepemimpinannya dalam pertempuran melawan belanda, beliau membutuhkan bantuan,, sang raja mengajak kedua orang tuanya yaitu nyai stomi dan kyai stomi diminta untuk datang ke solo. Setelah disolo kedua orang ini diminta untuk membuat senjata yg sangat sakti mandra guna untuk melawan pasukan belanda, dibuatkanlah senjata oleh orang tuanya yaitu meriam (poncoworo) yang terletak didepan dan belakang kraton solo . setelah tugas mereka telah selesai mereka meminta izin untuk kembali ke desa batu kali, namun tidak diperbolehkan anak angkatnya, dengan tujuan orang tua angkatnya agar menetap disolo maka disihirlah keduanya menjadi dua meriam yang diberi nama meriam Nyai Stomi dan Kyai Sutomo ( Kyai Jagur) Dan dua meriam ( nyai stomi dan kyai stomo) tersebut menjadi senjata andalan untuk memerangi Voc. ketika penyebaran kekuasaan sampai didaerah Jakarta pasukan solo mengalami kekalahan, , saat pasukan solo mundur dan kembali ke solo , meriam kyai stomo ( kyai jagur ) tertinggal dijakarta karena besarnya ukuran meriamnya , saat ini meriem tersebut hanya tinggal satu yaitu meriam nyai stomi yg terletak disetinggil ( tempat tinggi yang biasa untuk pengangkatan sultan yang baru) depan kraton solo. 

Asal mula nama batukali, karena pada zaman dulu terdapat pohon yang begitu besar dan keras ( pohon lom) , penduduk setempat menamai pohon batu yang tumbuh di pinggir kali ( sungai) akhirnya dinamakan desa batukali.

Asal mula nama Mbah Datuk Suryo Podo itu yang memberikan nama adalah Bapak Karto ( sotil ) orang tua dari Bapak Rabu, Bapak Raban, Bapak Dasmo dan saat itu pada masa Bapak Baku desa Batukali yaitu Bpk Mastur . Alm, sebelumnya namanya adalah Mbah datuk Ampel. 

Punden dibatukali sebagai bukti bahwa beliau berdua beserta putra angkatnya pernah singgah disana dan saat ini masih terjaga dan terawat rapi bahkan tiap tahunya banyak diziarahi bahkan ada yang bikin hajatan atau selametan diadakan disana.

Desa batukali mengalami perpindahan tempat yang dulunya disebelah selatan makam islam desa batukali , tepatnya di sebelah jembatan kali kretek. Perpindahan ini dikarenakan desa batukali sering mengalami bencana banjir tiap tahunnya dikarenakan dataran rendah dan dekat dengan sungai SWD 2 ( kali boom ). Perpindahan ini sekitar tahun 1953 pada kepemimpinan bapak Petinggi Masrozi.

Sekarang desa batukali terletatak disebelah utara maqam desa lebih tepatnya diselatan SMK Negeri Kalinyamatan 1 , selatan jalan utama Kabupaten.

Bukti sejarah desa batukali yang dulu bertempat di selatan adalah gumuk masjid yang mana dulu adalah masjid desa batukali yang sering digunakan untuk tempat ibadah.


gambar gumuk( tanah kosong ) masjid 


Perpindahan Desa Batukali dari selatan ke Utara ( Bedol Deso )

Batukali merupakan desa yang sangat kecil yang pada saat itu diceritakan hanya sekitar 150 kk sekitar pada tahun 1953, pada saat itu kepala desa batukali adalah Bapak Petinggi Masrozi.

Saat itu desa batukali berada diselatan makam islam sejago batukali , tepatnya di kali kretek ( jembatan kayu). 

Selama desa batukali berada dilokasi tersebut dipastikan tiap musim penghujan, desa batukali tergenang air yang ketinggiannya sekitar 1 meter di dalam rumah selama sekitar 3 bulan, hal tersebut dikarenakan adanya beberapa faktor diantaranya adalah:

Desa batukali merupakan dataran rendah yang dekat dengan lautan.

Sungai yang menjadi pembuangan air masih sempit dan dangkal.

Kebanyakan sungai tersebut dimanfaatkan oleh warga untuk mencari ikan dengan cara membendung sungai untuk dipasang jaring ikan.

Dari pemerintahan desa batukali mendapatkan tawaran dari bupati jepara untuk pindah desa, yaitu desa purwogondo tepatnya di lapangan kenari, atau pindah ke utara desa ( lokasi desa yang sekarang).

Ternyata ide pemerintahan desa tidak berjalan mulus, masih banyak sebagian warga yang masih ingin bertahan, akhirnya dengan sedikit dipaksa dari pemerintahan desa dan kondisi desa baru ternyata tidak terdampak banjir akhirnya warga mulai pindah ke lokasi yang telah ditentukan.

Makam desa batukali saat itu ada dua tempat, yang pertama yaitu di punden, yang diperuntukkan untuk warga desa batukali di sebelah selatan kali kretek, dan yang sebelah utara ( makam islam batukali sejago) diperuntukkan untuk warga desa batukali yang bertempat di sebelah utara kali kretek.

Hal tersebut dibuktikan pada saat itu ada banyak patok / Nisan dan pohon lom kuburan disana.

Kampung baru desa batukali yang sekarang ini bukanlah seluruhnya adalah tanah / bengkok desa Batukali tapi sebagian adalah tanah / bengkok milik desa Manyargading.

yaitu desa batukali bagian barat itu bengkok desa batukali dan desa bagian timur itu asalnya bengkok desa manyargading yang ditukar guling dengan bengkok desa batukali ( sawah sekokok ).


Acara Sedekah Bumi di Desa Batukali pada zaman dahulu

Sedekah bumi dilaksanakan setiap setelah panen raya , yang dirayakan oleh pemerintahan desa dengan menyembelih kerbau bule, dan penyembelihan kerbau local oleh patungan dari para perangkat desa sendiri, dan warga desa memasak masakan yang mewah untuk dibagi – bagikan kepada kerabat didesa batukali sendiri maupun diluar desa batukali ( weweh / aweh / memberi ).

Selain dirayakan dengan makan – makan , acara sedekah bumi juga mendatangkan tontonan hiburan yaitu wayang kulit dan tayub.

Perayaan sedekah bumi didesa batukali dirayakan setiap rabu pahing setelah panen raya.

Pada masa periode kepemimpinan Bapak petinggi sukatno perayaan sedekah bumi dilaksanakan pada bulan apit / apitan walaupun itu sebelum panen. 

Hal ini akhirnya menjadikan polemic pada masa kepemimpinan petinggi setelahnya, apakah sedekah bumi memang seharusnya dilaksanakan setahun sekali atau setiap setelah musim panen raya ( MT 2 ).


Adat Istiadat 

Adat istiadat yang masih tetap dijalankan sampai saat ini adalah :

Sedekah bumi adalah suatu upacara adat yang melambangkan rasa syukur manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rezeki melalui bumi berupa segala bentuk hasil bumi. Sedekah bumi sekarang diadakan pada bulan safar yg bertepatan dengan hari rabu pahing, kegiatan tersebut diisi dengan tadarrus al quran oleh para khafidhin dan khafidhoh, selametan seluruh warga dibalaidesa batukali, tanggapan /hiburan wayang, arak² an, Selametan ( makan bersama/ bancaan)ke punden yang ada ditengah sawah, dan penyembelihan kebo bule.

Tradisi ini bertujuan mensyukuri atas hasil panen yang melimpah, mendoakan para leluhur yang sudah meninggal terutama untuk cikal bakal desa batukali ( Mbah Datuk Suryo Podo ).


Gambar punden Mbah Datuk Suryo Podo


Kepala Desa Batukali

Adapun Kepala Desa yang pernah menjabat di Desa Batukali adalah :

Bejo

Sawal

Janolo

Suradi

H. Mukri 

Sarimun 

Karto rejo

Masrozi 1950

Rawuh 1969

Ambari 1979

Masrum 1989 

Sukatno 1992-1999

Mastam 2000-2001

Sukarto 2005-2012

Nur Arifin 2013-2018

Sarmani 2020 –sekarang


Tokoh Agama Desa Batukali


KH. Abdul Hadi bin Slamet 

KH. Abdul Hadi adalah salah satu ulama di desa batukali pada tahun 1970 an, Beliau telah mewakafkan dan mendirikan Madrasah yang ada didesa batukali dan beliau juga mengajar di mushola dan Masjid, KH. Abdul Hadi mempunyai istri Hj. siti Fatimah dan memiliki satu anak yang bernama: Hj Kasmonah/ Maimunah istri dari H.Nur Huda/ ngadi dan mempunyai anak : Markumah, Bukhori, Hj. Sofiya/ Srikatun , Haromain dan yang terakhir adalah Nur Salim/ Karsatin. Yang Bertempat tinggal di desa batu kali Tepatnya Rt.01/ Rw.04. ijazah /wirid beliau dari dulu yaitu membaca Shalawat Tasgil, yang sampai saat ini shalawat itu masih berdengung ditelinga masyarakat.


KH. A. Subari bin Hadi Merto

KH. A. Subari merupakan ulama di Desa Batukali setelah KH. Abdul Hadi, Beliau dulu lahir Pada th. 1952, dan tepatnya pada Th. 2016 beliau wafat pada usia -+ 66 Th. KH.A. Subari menikah dengan ibu Hj. Mastim yang dikarunia 4 anak : Uswatun Khasanah, Fatkhul Manan, Ulfi wafiroh, M.Mujib Ridwan.. Dulunya Beliau Beraktifitas dalam Berorganisasi Di madrasah dan NU. Selain Berorganisasi, perjuangan Beliau yaitu berdakwah , Mengisi pengajian Dimushola dan Di Ormas islam seperti NU,wanita persatuan, solawat nariyah , Manaqib dan acara keagamaan yang ada didesa batukali

 KH. A. Subari menimba ilmu dibeberapa pondok pesantren, di desa Kriyan kalinyamatan, Giri Kusumo demak dan Parakan Magelang. Pesan beliau adalah “Ketika belajar tetap fokus belajar jangan sambil bekerja selama orang tua masih mampu dan jangan berpacaran sebelum waktunya, dan yang terakhir ijazah atau wirid dari beliau yaitu membaca surat al-mulk sebelum /menjelang maghrib.

  


K. Nur Sahid bin sujono

K.Nur Sahid lahir pada tahun 1955 yang sekarang berusia 64 Tahun, Beliau adalah ulama yang sekarang yang ada di desa batukali yang bertempat tinggal di Rt.04/Rw.01. Beliau mempunyai 4 anak yang bernama Qoni’ah, Dimyati, M. munib ,Makhrus dan Anas. Ijazah/ wirid beliau yaitu membaca asmaul husna.

Beliau saat ini aktif di organisasi NU dan aktif di Madrasah Diniyah Miftahul Ulum dan kegiatan agama di desa batukali.

Beliau dulu belajar di pondok pesantren Sendang Senori Jawa Timur..


Analisa dari penulis

penulis menemukan beberapa kejanggalan pada versi pertama . 

Kejanggalan Pertama karena dari segi tahun perpindahan desa batukali dari selatan ke utara itu tahun sekitar 1952 pada masa petinggi Masrozi dan pada tahun itu sudah ada desa Batukali, tidak mungkin Mbah datuk suryo podo dijuluki sebagai cikal bakal desa batukali, karena sudah ada desa batukali dan masih ada petinggi – petinggi sebelum petinggi Masrozi.

Kejanggalan kedua, Sri sesuhunan Pakubowono III itu lahir tahun 1732, menjadi Raja Mataram tahun 1749 – 1788 menimba ilmu pada Mbah Datuk suryo podo / Mbah datuk Ampel yang mana saat itu Mbah Datuk Suryo podo adalah pemuka agama di Desa batukali dan sekaligus yang mengajak warga Batukali pindah dari kampong lama ( selatan Makam ) ke kampong baru ( utara makam), sedangkan perpindahan desa / bedol desa itu sekitar tahun 1952. Terpaut jauh hampir 2 abad antara Sri sesuhunan Pakubuwono III dan Mbah Datuk Suryo Podo.

Kejanggalan ke tiga, datangnya Mbah datuk Suryopodo merupakan utusan dari Ratu Solo untuk menyebarkan agama islam dan ini berlangsung pada masa kerajaan kerajaan majapahit demak, padahal masa kerajaan majapahit demak dengan kerajaan mataram islam disolo itu sudah beda masa.

Kejanggalan ke empat, sosok Mbah datuk Suryo podo berasal dari kerajaan Ampel, sedangkan kerajaan ampel dari beberapa informasi itu tidak ditemukan adanya kerajaan Ampel.

Kejanggalan Ke lima , sosok Mbah Datur Suryo Podo merupakan seorang yang diutus oleh raja solo untuk mengembangkan Islam di desa Batukali, sedangkan keterangan sebelumnya beliau merupakan guru dari sultan Paku Buwono III dan mengutus patih Pringgoloyo untuk menjemput Mbah Datuk Suryo Podo di Bodang ( ombo tur padang) . jikalau mbah Datuk Suryo Podo merupakan utusan Raja Solo untuk mengembangkan agama islam tentunya desa Batukali sudah berpenduduk dan sudah menjadi desa , jadi tidak mungkin beliau dikatakan cikal bakal desa Batukali tapi penyebar ( pendakwah ) agama islam di desa Batukali.

Maka dari itu penulis memunculkan versi yang kedua sebagai sanggahan versi yang pertama.


Kesimpulan

Dari penulis sudah mencoba mencari para nara sumber sebanyak – banyaknya akan tetapi hanya menemukan 4 narasumber, dari sejumlah paparan cerita yang penulis terima ,penulis baru menuliskan dua versi saja dikarenakan sejarah yang diceritakan banyak yang tidak punya bukti sejarah sebagai acuan si penulis untuk bisa menelusuri sejarah tersebut, sehingga bisa disimpulkan itu hanya sebuah cerita rakyat bukan termasuk Sejarah

Di versi pertama dapat disimpulkan bahwa cikal bakal desa Batukali ( Mbah Datuk Suryo Podo ) meninggal di Batukali dan dimakamkan dipunden selatan sungai SWD II.

Dan munculnya desa Batukali adalah sekitar abad ke 18 ( saat perjanjian GAYANTI )

Di versi ke dua dapat disimpulkan bahwa cikal bakal desa Batukali Mbah Datuk Suryo Podo dan orang tuanya meninggal di kota Solo, dan adapun punden diselatan sungai SWD II itu adalah sebuah petilasan bukan sebuah makam

Adapun sosok putra angkat kyai stomi dan nyai stomi adalah sultan mataram islam saat itu ( Sultan agung )Nama asli Sultan Agung adalah Raden Mas Jatmika atau Raden Mas Rangsang. Nama lengkapnya yang dikenal secara umum adalah Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Oleh sebab itu menurut versi kedua bahwa desa batukali itu muncul sekitar abad ke 16

Diantara kesulitan untuk menelusuri sejarah desa batukali dikarenakan para orang terdahulu tidak ada dokumen atau cerita sejarah batukali yang tertulis dan semua hanya berdasarkan cerita dari nenek moyang masing - masing dan tanpa ada bukti sejarah yang dijadikan acuan untuk meneliti siapa sebenarnya Mbah Datuk Suryopodo dan kapan desa batukali muncul ,hal inilah menimbulkan beberapa cerita yang berbeda dan akhirnya turun temurun timbul versi yang berbeda – beda pula.


Penutup

Si penulis hanyalah manusia biasa. Kata pepatah “ tiada gading yang tak retak “ tidak ada manusia yang sempurna yang masih banyak kekurangan dalam menggali sejarah desa batukali sehingga nanti jikalau ada seseorang mengetahui informasi yang lebih jelas tentang sejarah desa batukali dimohon untuk bisa membantu melengkapi keterangan – keterangan yang suda ada.

Pesan dari sipenulis “ boleh beda pendapat asalkan punya dasar atau refrensi yang bisa dipertanggung jawabkan. Jangan jadikan sebuah perbedaan penjadi perpecahan tapi dijadikan sebuah keanekaragaman dan kelengkapan dalam keilmuan” .

Dalam kaidah fiqiyah “ perbedaan umat adalah rahmat “ sehingga dengan adanya perbedaan pendapat menjadikan kita bisa bebas memilih mana yang cocok dan sesuai dengan keyakinan

Dari hasil penelitian melalui cerita dari para sesepuh warga desa batukali, serta pencarian bukti sejarah yang diceritakan, dan fakta dilapangan, hanya inilah yang mampu didapatkan oleh si penulis.

Semoga dengan adanya penelitian sedikit ini bermanfaat bagi para pembaca, terutama para generasi muda agar mengetahui sejarah desa batukali , walaupun tidak bisa benar seratus persen akan tetapi minimal bisa dijadikan refrensi atau rujukan , lebih -lebih harapan penulis para generasi bisa menggali lebih dalam tentang sejarah desa batukali.

jikalau dalam penulisan, penggunaan bahasa , penyampaian kata ada kesalahan dan kurang berkenan bagi pembaca , dari peribadi penulis minta maaf sebesar – besarnya.

Tuesday, 25 July 2023

no image

kenapa harus belajar pemrograman dari sekarang

 Belajar pemrograman dari sekarang memiliki banyak manfaat dan alasan yang dapat menjadi motivasi untuk memulainya. Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus mempertimbangkan untuk belajar pemrograman sekarang:


1. Keterampilan masa depan: Dalam era teknologi yang terus berkembang, pemrograman menjadi keterampilan yang sangat penting di berbagai industri. Banyak pekerjaan dan karier saat ini memerlukan pengetahuan tentang pemrograman, dan kebutuhan ini kemungkinan akan semakin meningkat di masa depan.


2. Peluang karier: Bidang teknologi informasi terus berkembang dan menawarkan berbagai peluang karier yang menarik. Belajar pemrograman dapat membuka pintu untuk pekerjaan di bidang pengembangan perangkat lunak, pengembangan aplikasi seluler, pengembangan web, kecerdasan buatan, analisis data, dan banyak lagi.


3. Kreativitas dan inovasi: Pemrograman memungkinkan Anda untuk menciptakan sesuatu dari nol dan mewujudkan ide-ide kreatif Anda dalam bentuk aplikasi atau perangkat lunak. Ini memberi Anda kesempatan untuk berinovasi dan menghadirkan solusi bagi berbagai masalah di dunia nyata.


4. Kemampuan pemecahan masalah: Belajar pemrograman melibatkan pemecahan masalah dan analisis yang terstruktur. Keterampilan ini berguna dalam kehidupan sehari-hari dan membantu Anda menghadapi tantangan dengan pendekatan yang logis dan sistematis.


5. Mandiri dan fleksibel: Pemrograman memungkinkan Anda untuk mewujudkan ide-ide Anda dengan kebebasan dan fleksibilitas. Anda dapat belajar secara mandiri melalui berbagai sumber pembelajaran online, dan Anda dapat mengembangkan proyek-proyek pribadi atau sumber terbuka untuk memperkuat pemahaman Anda.


6. Mendukung hobi dan minat: Jika Anda memiliki hobi atau minat khusus, pemrograman bisa menjadi cara untuk menggabungkan minat Anda dengan teknologi. Misalnya, Anda dapat menciptakan permainan, aplikasi kreatif, atau alat yang relevan dengan minat Anda.


7. Peningkatan kognitif: Belajar pemrograman melibatkan pemikiran kritis, konsentrasi, dan pemecahan masalah yang dapat meningkatkan fungsi otak dan keterampilan kognitif Anda secara keseluruhan.


8. Merangkul teknologi: Dengan belajar pemrograman, Anda dapat lebih memahami dan merangkul teknologi yang Anda gunakan sehari-hari, memberi Anda kontrol lebih atas perangkat dan sistem yang Anda gunakan.


Ingatlah bahwa belajar pemrograman memerlukan kesabaran, ketekunan, dan komitmen untuk terus mengasah keterampilan Anda. Mulailah dengan bahasa pemrograman yang cocok untuk pemula, seperti Python, dan teruslah belajar dan mengembangkan keterampilan Anda seiring waktu.

no image

frontend dan backend

 Frontend dan Backend adalah dua bagian utama dalam pengembangan perangkat lunak atau aplikasi web. Masing-masing memiliki peran dan tanggung jawabnya sendiri dalam membangun sebuah sistem yang berfungsi secara keseluruhan. Berikut adalah penjelasan singkat tentang keduanya:


1. Frontend:

Frontend adalah bagian dari aplikasi atau situs web yang berinteraksi langsung dengan pengguna. Ini mencakup elemen-elemen yang dapat dilihat dan digunakan oleh pengguna, seperti tata letak, gambar, teks, formulir, tombol, dan lain-lain. Tujuan utama dari frontend adalah untuk menyajikan data dan informasi kepada pengguna dengan cara yang menarik, interaktif, dan mudah digunakan.


Bahasa pemrograman dan teknologi yang umum digunakan dalam pengembangan frontend antara lain HTML (Hypertext Markup Language) untuk struktur, CSS (Cascading Style Sheets) untuk gaya dan tampilan, serta JavaScript untuk interaksi dan fungsi.


Tampilan akhir dari frontend adalah halaman web yang bisa diakses oleh pengguna melalui browser atau perangkat lainnya. Desain yang baik pada frontend akan meningkatkan pengalaman pengguna dan memastikan situs atau aplikasi terlihat menarik dan responsif.


2. Backend:

Backend adalah bagian dari aplikasi atau situs web yang bekerja di balik layar dan bertanggung jawab untuk mengelola logika, pemrosesan data, dan interaksi dengan server dan basis data. Meskipun pengguna tidak melihatnya secara langsung, backend bertanggung jawab atas berbagai aspek penting yang memungkinkan aplikasi berfungsi secara menyeluruh.


Backend biasanya menggunakan bahasa pemrograman seperti Python, Ruby, Java, PHP, atau Node.js. Dalam pengembangan backend, Anda mengelola permintaan dari frontend, memproses data, melakukan operasi pada basis data, menjalankan algoritma bisnis, dan mengelola keamanan aplikasi.


Backend berfungsi sebagai jembatan antara frontend dengan server dan basis data. Hal ini memungkinkan aplikasi untuk menyimpan, mengambil, dan memanipulasi data dengan cara yang aman dan efisien.


Secara keseluruhan, frontend dan backend bekerja bersama-sama untuk menyediakan pengalaman pengguna yang baik. Frontend bertanggung jawab atas tampilan dan interaksi antarmuka yang dihadirkan kepada pengguna, sedangkan backend mengatur logika dan pengolahan data yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi secara efektif.

no image

pengertian API dan CARA MEMBUATNYA

API adalah singkatan dari "Application Programming Interface" yang merupakan kumpulan aturan dan protokol yang memungkinkan berbagai perangkat lunak atau aplikasi untuk berkomunikasi dan berinteraksi satu sama lain. API menyediakan cara bagi pengembang untuk mengakses fungsi dan data dari suatu aplikasi atau layanan tanpa perlu mengetahui seluruh detail implementasinya.


Dalam konteks pengembangan perangkat lunak, API sering digunakan untuk:


1. Mengintegrasikan aplikasi: Memungkinkan aplikasi satu untuk berkomunikasi dengan aplikasi lainnya dan bertukar data.


2. Membangun layanan tambahan: Menggunakan API pihak ketiga untuk menambahkan fitur atau data ke aplikasi Anda.


3. Mengatur akses data: Menentukan bagaimana data dapat diambil dan dimodifikasi oleh aplikasi lain.


Cara membuat API tergantung pada teknologi atau bahasa pemrograman yang Anda gunakan. Berikut adalah langkah umum untuk membuat API:


1. Tentukan kebutuhan: Pahami tujuan dari API yang akan Anda buat dan tentukan fungsi-fungsi yang ingin Anda ekspos melalui API tersebut.


2. Pilih bahasa pemrograman: Pilih bahasa pemrograman yang akan Anda gunakan untuk membuat API. Beberapa bahasa populer untuk membuat API adalah Python, Node.js, Java, dan PHP.


3. Gunakan framework (opsional): Jika diperlukan, Anda bisa menggunakan framework untuk mempermudah pembuatan API. Contoh framework populer adalah Flask untuk Python atau Express untuk Node.js.


4. Desain endpoint: Tentukan endpoint atau URL mana saja yang akan digunakan oleh klien untuk berkomunikasi dengan API Anda. Setiap endpoint biasanya memiliki metode HTTP tertentu seperti GET, POST, PUT, DELETE untuk menentukan tindakan apa yang akan diambil.


5. Implementasikan fungsi API: Buat kode untuk setiap endpoint API yang telah Anda desain. Ini akan menjadi inti dari fungsionalitas yang ditawarkan oleh API Anda.


6. Validasi dan keamanan: Pastikan API Anda aman dengan mengimplementasikan validasi data dan mekanisme keamanan seperti otentikasi dan otorisasi jika diperlukan.


7. Dokumentasi: Buatlah dokumentasi yang jelas dan rinci untuk API Anda agar pengembang lain dapat dengan mudah memahami cara menggunakannya.


8. Uji API: Lakukan pengujian menyeluruh untuk memastikan API berfungsi dengan benar dan merespons dengan tepat.


9. Terbitkan API: Hosting API Anda di server yang dapat diakses oleh klien eksternal.


Itulah langkah umum dalam membuat API. Selain itu, penting juga untuk selalu memperhatikan keamanan, skalabilitas, dan performa API agar dapat berfungsi dengan baik dalam lingkungan produksi.

Friday, 25 March 2022

Struktur Tabel  Pelanggaran Siswa

Struktur Tabel Pelanggaran Siswa

 


















Tabel Relasi  Pelanggaran Siswa

Tabel Relasi Pelanggaran Siswa

 




ERD (Entity Relation Diagram) Pelanggaran Siswa

ERD (Entity Relation Diagram) Pelanggaran Siswa